BIOGAS

Biogas adalah campuran gas metana dan carbondioksida yang berasal dari proses anaerobik biomas. Proses pembentukan biogas dimulai dari pemasukan adonan biomass dengan air ke digester. Digester adalah tempat proses terbentuknya biogas. Proses ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: hidrolisis, asidifikasi(pengasaman) dan pembentukan gas metana. Biogass yang terjadi di digester memiliki komposisi gas metana berkisar antara 60-70%. Gas metana inilah yang digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak, sedangkan adonan biomassa dan air yang sudah tidak produktif lagi dapat digunakan sebagai pupuk kompos
Komposisi kandungan gas yang dihasilkan oleh kotoran sapi dan limbah air tahu.
Jenis gas
Volume(%)
Metana(CH4)
40 – 70
Karbondiksida(CO2)
30 – 60
Hidrogen(H2)
0 – 1
Hidrogen sulfida(H2S)
0 – 3

Kesetaraan Biogas dengan sumber energi lain
1 m3 biogas setara dengan :
Elpiji
0,46 Kg
Minyak tanah
0.62 liter
Minyak solar
0,52 liter
Bensin
0,80 liter
Gas kota
1,50 m3
Kayu bakar
3,5 kg



Langkah kerja

  1. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
  2. Mengaduk kotoran sapi dan limbah air tahu dengan komposisi yang telah ditentukan di dalam drum pengaduk.
  3. Setelah kotoran sapi dan limbah air tahu teraduk rata, masukkan campuran tersebut ke dalam drum reaktor yang telah dihubungkan dengan penampung gas .
  4. Tunggu hingga lima hari, setelah itu maka plastic penampung akan terlihat menggembung. Itu merupakan biogas yang dapat di gunakan untuk sebagai bahan bakar.
  5. Setelah itu kemudian isi di dalam drum reaktor dibuang dan diganti dengan campuran yang baru.

Gambar Instalasi Biogas










0 Response to "BIOGAS"

Post a Comment